Bukan Sekadar Gelar Magister, BKPSDM Sulbar Tagih Dampak Nyata Kuliah ASN di UNIMAJU

Irfandi
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sulawesi Barat bersama Universitas Muhammadiyah Mamuju (UNIMAJU) mengevaluasi pelaksanaan kelas kerja sama Program Pascasarjana Magister Manajemen Konsentrasi Pemasaran.

MAMUJU, iNewsMamuju,id - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sulawesi Barat bersama Universitas Muhammadiyah Mamuju (UNIMAJU) mengevaluasi pelaksanaan kelas kerja sama Program Pascasarjana Magister Manajemen Konsentrasi Pemasaran.

Monitoring dan evaluasi (monev) digelar di Aula UNIMAJU, Selasa (29/9/2026), dengan fokus pada perkembangan perkuliahan serta relevansinya terhadap peningkatan kompetensi aparatur sipil negara (ASN).

Kepala Bidang Pengembangan Aparatur, Sertifikasi Kompetensi dan Pengelolaan Kelembagaan BKPSDM Sulbar, Rini Lukita Sari, mengatakan evaluasi diperlukan untuk memastikan program pendidikan tidak berhenti pada pencapaian akademik.

“Monev ini bukan hanya untuk melihat sejauh mana proses perkuliahan telah berjalan, tetapi juga menjadi ruang untuk memastikan bahwa pendidikan yang diikuti ASN benar-benar memberikan peningkatan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan organisasi dan pembangunan daerah,” ujar Rini.

Menurut Rini, ASN yang mengikuti pendidikan formal diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan dalam pelaksanaan tugas di lingkungan pemerintahan.

“Kami berharap para mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan pendidikan ini secara optimal. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama proses perkuliahan nantinya dapat diterapkan dalam memberikan kontribusi yang lebih baik bagi organisasi dan masyarakat,” tambahnya.

Selain mengevaluasi proses perkuliahan, kegiatan tersebut juga diisi dengan diseminasi proposal penelitian manajemen pemasaran.

Tiga mahasiswa, yakni Andi Barli, Faisal Tamrin, dan Karina, mempresentasikan rancangan penelitian mereka di hadapan tim dosen dan reviewer.

Presentasi tersebut menjadi bagian dari proses penyempurnaan proposal sebelum penelitian dilanjutkan ke tahap berikutnya.

Kepala BKPSDM Sulbar Herdin Ismail mengatakan pendidikan formal bagi ASN melalui program kerja sama dengan perguruan tinggi merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas aparatur.

"Pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi organisasi. Karena itu, kami ingin memastikan setiap kesempatan belajar yang diberikan kepada ASN benar-benar menghasilkan kompetensi yang berdampak terhadap peningkatan kinerja pemerintahan dan pembangunan daerah," ungkap Herdin.

Ia menekankan, peningkatan kompetensi ASN perlu berujung pada perubahan dalam pelaksanaan pekerjaan, bukan sekadar pemenuhan jenjang pendidikan.

Program kerja sama BKPSDM Sulbar dan UNIMAJU tersebut diarahkan untuk mendukung pengembangan kompetensi ASN melalui pendidikan pascasarjana.

Program ini juga sejalan dengan kebijakan Pemprov Sulbar yang menempatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai salah satu bagian penting dalam pembangunan daerah.

Editor : A. Rudi Fathir

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network