Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sandeq Silumba 2026 Resmi Ditutup, Para Pemenang Langsung Terima Hadiah
Advertisement . Scroll to see content

Kejati Sulbar Bakal Ajukan Kasasi Terhadap Vonis Bebas Terdakwa Korupsi Andi Dodi

Rabu, 21 Desember 2022 | 11:58 WIB
  • author Mubarak
Kejati Sulbar Bakal Ajukan Kasasi Terhadap Vonis Bebas Terdakwa Korupsi Andi Dodi
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulbar Muhammad Naim, saat memberi penjelasan soal kasus Andi Dodi. Foto: iNewsMamuju.id/Mubarak

MAMUJU, iNewsMamuju.id - Kejasaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Barat (Sulbar) menyatakan terkait dugaan kasus korupsi Andi Dodi yang kini divonis bebas oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Mamuju, pihak peradilan itu akan menunggu salinan putusan pengadilan. 

"Pastinya kita pelajari sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) kami akan melakukan upaya hukum berupa kasasi," sebut Kajati Sulbar Muhammad Naim saat konferensi pers, Rabu (21/12/2022). 

Sementara itu Kepala Seksi Penuntut Umum Kejati Sulbar Hijaz Yunus menyebut terjadi perbedaan persepsi antara hakim dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengenai unsur kerugian negara terkait pengalihan Kawasan Hutan Lindung menjadi SPBU. 

"Ada kerugian negara atau milik negara yang dimanfaatkan oleh orang atau perseroan, ini kan perusahaan milik Andi Dodi," pungkasnya. 

Pada sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Mamuju Selasa (20/12/2022) hakim menganggap tidak ada uang milik negara tetapi hanya berpotensi kerugian negara. Hijaz Yunus menjelaskan pada sidang yang berlangsung itu unsur menguntungkan Andi Dodi sebagai terdakwa juga dipaparkan. 

"Jadi hanya perbedaan persepsi, sebagaimana putusan yang kami dengar kemarin, bahwa Andi Dodi menikmati keuntungan dari pembangunan SPBU di atas kawasan hutan lindung sebesar 1 Miliar sekian-sekian," sebutnya.  

Editor: Adriansyah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut