Siti Zahra Maghfira Dokter Muda Anak Direktur RSUD Sulbar, Ditemukan Meninggal di Apartemen Kalibata
MAMUJU, iNewsMamuju.id - Kabar meninggalnya dokter muda asal Sulawesi Barat, Siti Zahra Maghfira, menjadi perbincangan di media sosial sejak Senin (27/7/2026). Informasi tersebut beredar luas melalui sejumlah akun media sosial dan memicu gelombang ucapan belasungkawa dari masyarakat, rekan sejawat, hingga jajaran RSUD Provinsi Sulawesi Barat.
Salah satu akun yang mengunggah informasi tersebut menyebut Siti Zahra meninggal dunia saat menjalani Program Internship Dokter Indonesia (PIDI) di Jakarta. Dalam unggahan itu juga disebutkan bahwa Siti Zahra merupakan putri Direktur RSUD Provinsi Sulawesi Barat, dr. Musadri Amir Abdullah, Sp.PD.
Unggahan tersebut turut menyebut Siti Zahra merupakan alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar.
"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. dr. Siti Zahra Maghfira, S.Ked meninggal di saat tengah menjalani Program Internship Dokter Indonesia (PIDI) di Jakarta," demikian bunyi salah satu unggahan yang beredar di media sosial.
Ucapan belasungkawa kemudian membanjiri kolom komentar berbagai unggahan yang membahas kabar tersebut. Banyak warganet mendoakan almarhumah agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan dan memberikan kekuatan kepada keluarga yang ditinggalkan.
Duka juga terlihat dari berbagai unggahan tenaga kesehatan dan pegawai RSUD Provinsi Sulawesi Barat. Sejumlah di antaranya mengunggah foto almarhumah disertai doa dan ungkapan kehilangan atas kepergian dokter muda tersebut.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang beredar, Siti Zahra ditemukan meninggal dunia di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, pada Minggu (26/7/2026). Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap rangkaian peristiwa tersebut dan belum menyampaikan kesimpulan resmi mengenai penyebab kematiannya.
Hingga berita ini ditulis, keluarga maupun pihak RSUD Provinsi Sulawesi Barat belum memberikan keterangan resmi terkait kabar duka tersebut.
Editor: A. Rudi Fathir