Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Karhutla di Mamasa Mengancam Permukiman, Api Sulit Dipadamkan akibat Tebing Curam
Advertisement . Scroll to see content

Ditinggal ke Acara Keluarga, Rumah Adat Tongkonan di Mamasa Ludes Terbakar, Pemilik Rugi Rp 150 Juta

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:09 WIB
  • author Irfandi
Ditinggal ke Acara Keluarga, Rumah Adat Tongkonan di Mamasa Ludes Terbakar, Pemilik Rugi Rp 150 Juta
Sebuah rumah adat tradisional (Tongkonan) milik warga di Dusun Buntu Lempan, Desa Satanetean, Kecamatan Sesenapadang, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, hangus terbakar pada Minggu (25/10/2026) malam.

MAMASA, iNewsMamuju.id - Sebuah rumah adat tradisional (Tongkonan) milik warga di Dusun Buntu Lempan, Desa Satanetean, Kecamatan Sesenapadang, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, hangus terbakar pada Minggu (25/10/2026) malam.

Insiden kebakaran yang diduga dipicu oleh sisa bara api tungku masak tersebut mengakibatkan kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 150 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Kapolsek Mamasa IPTU Bongalangi membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan laporan petugas di lapangan, api pertama kali diketahui berkobar sekitar pukul 19.30 Wita.

Saat kejadian berlangsung, pemilik rumah bernama Yuliana (47) sedang berada di luar rumah untuk menghadiri acara keluarga di Dusun Pebatuan, Desa Orobua Selatan.

"Kabar kebakaran disampaikan oleh tetangga korban melalui sambungan telepon. Pemilik rumah yang mendapat informasi tersebut langsung bergegas pulang," ujar Bongalangi melalui keterangan resmi Humas Polres Mamasa.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal kepolisian, kebakaran bermula dari aktivitas memasak pakan ternak menggunakan tungku kayu bakar di dapur rumah korban pada sore harinya, sekitar pukul 14.00 Wita.

Usai memasak, anak korban diminta memadamkan sisa api di tungku. Namun, pemadaman saat itu hanya menggunakan serbuk tanah kering, bukan disiram menggunakan air hingga benar-benar padam.

Sekitar pukul 16.00 Wita, korban bersama anak-anaknya meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Diduga kuat, bara api yang masih menyala tertutup serbuk tanah perlahan membesar dan membakar area dapur hingga merambat ke seluruh struktur bangunan Tongkonan.

Warga setempat sempat bergotong royong memadamkan kobaran api menggunakan peralatan seadanya. Api akhirnya berhasil dipadamkan secara total sekitar pukul 20.45 Wita.

Personel Polsek Mamasa yang tiba di lokasi langsung memasang garis polisi (police line), meminta keterangan saksi-saksi, serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Pihak kepolisian masih mendalami insiden ini, meski indikasi kuat mengarah pada unsur kelalaian penanganan sisa api tungku.

Editor: Suandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut