get app
inews
Aa Text
Read Next : Pelajar SMAN 1 Mamuju dan Tinambung Terpilih Jadi Paskibraka Nasional

BGN Catat 19 Dapur MBG di Sulbar Masih Ditutup Sementara, Ini Penyebabnya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 17:45 WIB
header img
Pimpinan Ombudsman Republik Indonesia, Maneger Nasution, saat meninjau Satuan Pelayanan SPPG di Desa Balombong, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Kamis (30/7/2026). Foto: Istimewa

MAMUJU, iNewsMamuju.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sulawesi Barat belum berjalan sepenuhnya. Hingga 31 Juli 2026, masih ada 19 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berstatus penutupan sementara atau suspend.

Kondisi tersebut membuat jumlah SPPG yang aktif melayani masyarakat baru mencapai 159 unit, dari total 178 SPPG yang telah beroperasi di Sulawesi Barat.

Koordinator Makan Bergizi Gratis Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Sulawesi Barat, Firazh Ahmadila, mengatakan status suspend masih berlaku terhadap 19 SPPG hingga akhir Juli.

"Saat ini terdapat 178 SPPG operasional, ada 19 yang masih suspend per 31 Juli, sehingga terdapat 159 SPPG yang aktif saat ini," kata Firazh saat ditemui di Mamuju, Jumat (31/7/2026).

Firazh menjelaskan, pencabutan status suspend tidak menjadi kewenangan Satgas MBG di daerah. Keputusan tersebut sepenuhnya berada di tangan Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat setelah melakukan evaluasi terhadap pemenuhan standar operasional setiap SPPG.

Meski demikian, Satgas MBG Sulawesi Barat tetap melakukan pendampingan dan koordinasi agar seluruh SPPG yang masih ditutup sementara dapat memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

"Kami senantiasa melakukan pengawalan. Kebijakan untuk mencabut suspend ada di BGN Pusat, namun kami terus berkoordinasi supaya yang masih suspend ini bisa mematuhi standar yang ditetapkan oleh BGN Pusat," ujarnya.

Ia berharap seluruh SPPG yang masih berstatus suspend segera memenuhi seluruh ketentuan sehingga dapat kembali beroperasi dan melayani penerima manfaat program MBG.

"Kami berharap suspendnya bisa segera dicabut dan kemudian bisa kembali aktif operasional lagi," tuturnya.

Editor : A. Rudi Fathir

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut