Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Cegah Kericuhan Pembeli BBM, Polres Mateng Sisir Area Pertamina Karossa
Advertisement . Scroll to see content

Mandi Bersama Teman, Bocah 9 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Budong-Budong Mamuju Tengah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:28 WIB
  • author Wahid
Mandi Bersama Teman, Bocah 9 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Budong-Budong Mamuju Tengah
Bocah berusia 9 tahunditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di aliran Sungai Budong-Budong, Lingkungan Batu Parigi, Kelurahan Tobadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Selasa (4/8/2026). Foto: Wahid/iNewsMamuju.id

MAMUJU TENGAH, iNewsMamuju.id - Seorang bocah berusia 9 tahun bernama Desnal ditemukan meninggal dunia setelah diduga tenggelam di aliran Sungai Budong-Budong, Lingkungan Batu Parigi, Kelurahan Tobadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Selasa (4/8/2026).

Korban sebelumnya dilaporkan hilang sekitar pukul 15.00 WITA setelah diduga terseret arus saat mandi bersama tiga temannya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula sekitar pukul 14.30 WITA. Saat itu Desnal bersama tiga rekannya mandi di Sungai Budong-Budong. Ketika berada di bagian tengah sungai, korban diduga terpeleset lalu terbawa arus.

Saksi yang berada di lokasi sempat melihat korban muncul ke permukaan satu kali sebelum akhirnya kembali tenggelam dan menghilang.

Masyarakat yang mengetahui kejadian itu langsung melakukan pencarian secara manual di sekitar lokasi korban terakhir terlihat. Di saat bersamaan, laporan juga disampaikan kepada Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Mamuju Tengah.

Koordinator TRC BPBD Kabupaten Mamuju Tengah, Hudrawi, mengatakan pihaknya segera menuju lokasi setelah menerima laporan.

"Setelah menerima laporan, kami langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan asesmen awal dan berkoordinasi dengan Basarnas serta pemerintah setempat. Namun sebelum tim SAR gabungan tiba, korban lebih dahulu ditemukan oleh masyarakat," ujarnya.

Korban ditemukan sekitar pukul 16.25 WITA dalam kondisi meninggal dunia tidak jauh dari lokasi awal dilaporkan hilang.

Hudrawi menjelaskan, saat informasi penemuan korban diterima, tim asesmen BPBD sudah berada di lokasi, sedangkan tim SAR gabungan masih dalam perjalanan dari Mamuju.

"Basarnas yang sedang bergerak dari Mamuju membatalkan perjalanan setelah mendapat informasi korban telah ditemukan oleh warga," katanya.

Jenazah korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Hudrawi mengapresiasi keterlibatan warga yang bergerak cepat membantu pencarian. Ia juga mengingatkan para orang tua agar lebih mengawasi anak-anak ketika bermain atau mandi di sungai.

"Kondisi arus sungai bisa berubah sewaktu-waktu dan membahayakan meski terlihat tenang. Kami mengimbau agar anak-anak tidak beraktivitas di sungai tanpa pengawasan orang dewasa," ujarnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas anak-anak di kawasan perairan, terutama saat debit sungai berpotensi meningkat.

Editor: A. Rudi Fathir

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut