Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Parrawana Mandar Meriahkan Pawai Budaya Nusantara di TMII, Tampil di Hadapan Ribuan Penonton
Advertisement . Scroll to see content

Sempat Tolak Wawancara, Progres RS PHTC Mamuju Tengah Kini Dicek Bupati dan Tim KSP

Jum'at, 11 September 2026 | 10:30 WIB
  • author Wahid
Sempat Tolak Wawancara, Progres RS PHTC Mamuju Tengah Kini Dicek Bupati dan Tim KSP
Pembangunan Rumah Sakit Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, telah mencapai progres 20,89 persen.Kamis (10/9/2026) malam. Foto: Wahid/iNewsMamuju.id

MAMUJU TENGAH, iNewsMamuju.id - Pembangunan Rumah Sakit Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, telah mencapai progres 20,89 persen.Kamis (10/9/2026) malam. Rumah sakit tersebut dibangun di kawasan Kota Terpadu Mandiri (KTM), Dusun Benteng, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak.

Perkembangan pembangunan itu disampaikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sekaligus perwakilan Kementerian Kesehatan (Kemenkes),Hasbia, setelah peninjauan bersama Bupati Mamuju Tengah Arsal Aras dan Tim Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden (KSP), Steven Pratama.

Hasbia mengatakan, pembangunan telah memasuki minggu ke-15. Berdasarkan pemantauan, progres pekerjaan menunjukkan deviasi positif.

"Pembangunan Rumah Sakit PHTC saat ini telah memasuki minggu ke-15 dan menunjukkan perkembangan deviasinya positif," kata Hasbia.

Ia menargetkan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah, yakni pada 31 Desember 2026.

"Harapan kita, proyek ini bisa tepat waktu sesuai target yang telah ditetapkan Presiden Prabowo, yakni 31 Desember, sehingga nantinya dapat diresmikan Januari 2027," ujarnya.

*KSP Pastikan Proyek Berjalan Sesuai Target*

Peninjauan dilakukan untuk memastikan pembangunan rumah sakit berjalan sesuai rencana, termasuk kesiapan sejumlah fasilitas penunjang.

Bupati Mamuju Tengah Arsal Aras mengatakan, kedatangan Tim KSP menjadi bagian dari pemantauan program pemerintah pusat yang dilaksanakan di daerahnya.

"Sore tadi kami mendapat kabar Tim Kantor Staf Kepresidenan hadir mengecek proses pembangunan rumah sakit di Mamuju Tengah," kata Arsal.

Menurut dia, pemeriksaan yang dilakukan tim berlangsung cukup detail. Tidak hanya melihat perkembangan konstruksi,tetapi juga mengecek kesiapan berbagai kebutuhan pendukung rumah sakit.

"Yang dicek tadi sampai PO-nya, apakah betul sudah dipesan lift-nya, genset-nya dan lain sebagainya," jelasnya.

Arsal mengatakan, pemerintah daerah dalam kunjungan tersebut berperan memfasilitasi tim untuk melihat langsung perkembangan proyek.

Untuk penjelasan lebih teknis mengenai hasil pemeriksaan dan progres pembangunan, pihak KSP dan PPK akan menyampaikannya bersama kontraktor pelaksana.

"Kami sebagai Pemerintah Daerah hari ini memfasilitasi rombongan mengecek langsung pembangunan ini. Dan alhamdulillah progresnya berjalan positif," ujarnya.

*Tak Hanya Fisik*

Tim Ahli Kedeputian IV KSP, Steven Pratama, mengatakan pemantauan dilakukan untuk memastikan percepatan pembangunan proyek strategis pemerintah berjalan sesuai target.

Menurutnya, salah satu program yang menjadi perhatian di Mamuju Tengah adalah peningkatan kapasitas rumah sakit dari tipe D menjadi tipe C.

"Salah satunya yang digagas di sini (Mamuju Tengah), peningkatan rumah sakit dari tipe D ke tipe C," kata Steven.

Ia menjelaskan, pemeriksaan tidak hanya berfokus pada pekerjaan fisik. Tim juga melihat kesiapan aspek pelayanan, administrasi, perizinan hingga kelengkapan dokumen yang dibutuhkan.

Steven menekankan, keberhasilan pembangunan rumah sakit nantinya tidak hanya diukur dari selesainya bangunan.

Hal yang lebih penting, kata dia, adalah manfaat dan kualitas pelayanan yang dapat dirasakan masyarakat.

"Paling penting itu outcome-nya," tegasnya.

Rumah Sakit PHTC tersebut berada di kawasan KTM Tobadak, yang menjadi pusat pemerintahan Kabupaten Mamuju Tengah. Lokasinya berada sekitar 400 hingga 600 meter dari Kantor Bupati Mamuju Tengah.

Dengan progres pembangunan yang telah mencapai 20,89 persen,rumah sakit tersebut ditargetkan selesai pada akhir 2026 dan diharapkan dapat mulai dimanfaatkan masyarakat setelah proses peresmian pada Januari 2027.

Editor: A. Rudi Fathir

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut