get app
inews
Aa Text
Read Next : Dua Mesin Diesel Kubota Dicuri, Terduga Pelaku Ditangkap di Karossa

Warga Mamuju Tengah Tewas Diterkam Buaya saat Mandi di Sungai, Diseret Selama 45 Menit

Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:32 WIB
header img
Ahmad Ali Wahid (bin Wahid) tewas setelah diterkam buaya di Sungai Batu Sitanduk, Selasa (18/8/2026). (Foto: Istimewa).

MAMUJU TENGAH, iNewsMamuju.id - Duka mendalam menyelimuti warga Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat. Seorang warga bernama Ahmad Ali Wahid (bin Wahid) tewas setelah diterkam buaya di Sungai Batu Sitanduk, Selasa (18/8/2026).

Peristiwa naas tersebut terjadi saat korban tengah mandi di sungai bersama keluarganya, yakni sang kakak (Sindi), iparnya (Wawan), serta keponakannya.

Secara tiba-tiba, seekor buaya muncul dari dalam air dan langsung menerkam korban. Kakak dan ipar korban yang berada di lokasi sempat berusaha menolong dan melepaskan gigitan reptil ganas tersebut, tetapi upaya mereka gagal.

"Korban kemudian dibawa buaya mengikuti aliran sungai selama kurang lebih 45 menit," ujar IPTU Alam Syah, mewakili Kapolres Mamuju Tengah AKBP Ari Prayitno.

Ditemukan Meninggal Dunia

Warga sekitar yang mengetahui insiden tersebut langsung melakukan pencarian menyisir aliran sungai. Setelah dilakukan upaya pertolongan, korban berhasil dievakuasi, namun kondisinya sudah tidak bernyawa.

Berdasarkan hasil pengecekan medis dan kepolisian di rumah duka, korban mengalami luka parah akibat gigitan satwa liar tersebut.

"Saat ditemukan, korban mengalami luka gigitan pada bagian pinggul kiri dan kanan, luka di lengan kiri, serta luka pada bagian belakang tubuh," jelas Alam Syah.

Personel Bhabinkamtibmas Polres Mamuju Tengah bergerak cepat mendatangi rumah duka dan berkoordinasi dengan pihak keluarga serta pemerintah desa setempat untuk memastikan penanganan kejadian berjalan lancar.

Polisi Imbau Warga Jauhi Sungai

Menanggapi insiden mematikan ini, pihak kepolisian meminta masyarakat untuk lebih waspada dan menghentikan sementara aktivitas di sepanjang aliran Sungai Batu Sitanduk.

"Kami mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas di lokasi sungai yang berpotensi membahayakan," kata Alam Syah.

Warga diminta untuk tidak melakukan kegiatan mandi, mencuci, maupun aktivitas lain di sungai yang ditengarai menjadi habitat buaya.

Selanjutnya, Polres Mamuju Tengah bersama Pemerintah Desa Tobadak dan instansi terkait akan berkoordinasi untuk memetakan keberadaan buaya di area tersebut serta memberikan edukasi guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Editor : A. Rudi Fathir

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut