get app
inews
Aa Text
Read Next : Kebun Hangus Terbakar, Pemilik Lahan di Mamuju Tengah Minta Ganti Bibit dan Penanaman Ulang

Demo di BPN Mamuju Tengah, Massa Minta Video Call Kepala Kantor yang Absen Alasan Sakit

Senin, 31 Agustus 2026 | 15:03 WIB
header img
Aksi demonstrasi GMNI di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, diwarnai permintaan unik pada Senin (31/8/2026). Foto: Wahid/iNewsMamuju.id

MAMUJU TENGAH, iNewsMamuju.id - Aksi demonstrasi puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, diwarnai permintaan unik pada Senin (31/8/2026).

Massa mendesak petugas BPN memfasilitasi panggilan video call langsung dengan Kepala BPN Mamuju Tengah setelah mengetahui pimpinan instansi tersebut tidak berada di tempat.

Aksi ini digelar untuk menuntut evaluasi internal atas pelayanan pertanahan yang dinilai bermasalah di Mamuju Tengah.

Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Alwi Jayadi, menyayangkan ketidakhadiran pimpinan BPN saat mahasiswa menyampaikan aspirasi.

"Sangat disayangkan dalam aksi hari ini Kepala BPN Mamuju Tengah tidak hadir, dengan alasan beliau sedang sakit," ujar Jayadi.

"Kami sangat menyayangkan ketidakhadiran beliau. Kami terkendala banyak informasi," sambungnya.

Menanggapi hal tersebut, staf BPN Mamuju Tengah, Sulkifli Ali, menemui massa dan menjelaskan bahwa pimpinannya berhalangan hadir karena menjalani perawatan medis di Mamuju selama dua minggu terakhir.

"Saya dapat instruksi langsung dari beliau. Beliau sedang dalam perawatan medis di Kota Mamuju," ujar Sulkifli Ali.

Sulkifli menambahkan bahwa massa aksi akhirnya melakukan video call untuk memastikan kondisi pimpinan BPN secara langsung.

"Mahasiswa tadi sudah video call, memastikan kalau beliau memang sedang sakit," tutup Kifli.

Editor : A. Rudi Fathir

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut