Lolos Inspeksi CPIB Skor 92, BBIP Poniang Siap Pasok Benih Udang Vaname Unggul

Irfandi
Pj Gubernur Sulbar Akmal Malik meninjau Langsung kawasan Transmigrasi Budidaya udang vaname dan Ikan Nila di Kabupaten Pasangkayu

MAJENE, iNewsMamuju.id - UPTD Balai Benih Ikan Pantai (BBIP) Poniang di Kabupaten Majene mencatatkan hasil positif dalam inspeksi Cara Pembenihan Ikan yang Baik (CPIB). Unit pembenihan milik Pemprov Sulawesi Barat ini mengantongi skor 92 dari Stasiun Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (PPMHKP) Mamuju.

Tim Inspektur Mutu PPMHKP Mamuju melakukan penilaian dan verifikasi kelayakan di lokasi pembenihan pada Senin (12/10/2026). Inspeksi ini bertujuan memastikan benih udang vaname yang diproduksi terbebas dari penyakit dan memenuhi standar mutu keamanan pangan.

Kepala UPTD BBIP Poniang, Zaehu, menjelaskan bahwa penerapan standar CPIB penting untuk menjamin kualitas benih sebelum didistribusikan ke para pembudidaya.

"Sertifikasi CPIB merupakan penilaian kesesuaian dalam tata cara pembenihan. Penerapan ini memastikan tata kelola di BBIP Poniang memenuhi standar mutu dan keamanan pangan," kata Zaehu di Poniang, Majene.

Sementara itu, Ketua Tim Inspeksi Stasiun PPMHKP Mamuju, Kadir, mengungkapkan bahwa audit dilakukan secara menyeluruh mencakup sistem manajemen hingga kelayakan teknis fasilitas.

Ada lima aspek utama yang diperiksa, yaitu manajemen personel, persyaratan teknis (fasilitas, sarana, air, dan pakan), kesehatan serta biosekuriti ikan, sanitasi lingkungan dan limbah, hingga sistem dokumentasi.

"Hasil inspeksi mencatatkan skor 92. Nilai ini masuk kategori baik, artinya pengelolaan dan mutu benih udang vaname di BBIP Poniang sudah memenuhi persyaratan CPIB," ujar Kadir.

Raihan skor ini menjadi pijakan BBIP Poniang untuk menerbitkan Sertifikat CPIB secara resmi.

Menanggapi pencapaian tersebut, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulbar, Safaruddin, mendorong BBIP Poniang agar konsisten menjaga standar kualitas benih untuk mendukung produktivitas tambak masyarakat lokal maupun wilayah Indonesia Timur.

"Hasil ini membuktikan pengelolaan di BBIP Poniang berada di jalur yang benar. Ke depan, benih unggul ini harus memberikan manfaat nyata bagi petambak serta mendukung Pendapatan Asli Daerah (PAD)," ujar Safaruddin, Selasa (13/10/2026).

Editor : Suandi

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network