Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pemilihan Duta Tenun 2024, Menjaga dan Mempromosikan Kekayaan Budaya Sulbar
Advertisement . Scroll to see content

Miranti Adang Ginanjar Gaungkan Kecintaan Terhadap Kearifan Lokal sulbar

Senin, 27 November 2023 | 21:22 WIB
  • author Fathir
Miranti Adang Ginanjar Gaungkan Kecintaan Terhadap Kearifan Lokal sulbar
ketua PD Bhayangkari Sulbar Ny Miranti Adang. Foto: Istimewa

MAMUJU, iNewsMamuju.id --Sulawesi Barat memiliki tiga produk tenunan tradisional yang khas. Merupakan kekayaan budaya yang berasal dari kearifan lokal. 

Produk tradisional dimaksud, yaitu tenunan lipaq saqbe (sarung sutra) Mandar, tenunan kain Sekomandi, Kalumpang, dan tenunan Sambu' Mamasa.

Ketua PD Bhayangkari Sulbar Ny Miranti Adang, menyatakan pentingnya kecintaan dan menjaga kelestarian tenunan khas
tradisional tersebut.

"Perlu terus dilakukan upaya menggairahkan semangat para penenun tradisional dan pelaku usaha melakukan inovasi dan
kreatifitas dengan aneka corak yang menarik, tanpa kehilangan ciri khas sebagai tenunan tradisional Sulawesi Barat," Ujar Miranti Adang, Senin 27 November 2023.

Wanita kelahiran Bandung, 19 Maret 1969, yang merupakan Istri Kapolda Sulbar Irjen Pol Adang Ginanjar yang dikenal sejak remaja cinta akan batik ini, menyebutkan komiten PD Bhayangkari Sulbar terus berupaya melestarikan kain tenun dengan melalui Gerakan Ibu Asuh Tenun (GIAT). 

Miranti yang rajin memasarkan produk UMKM Sulbar ini, berharap, dengan adanya Gerakan Ibu Asun Tenun mampu membantu mengidentifikasi kebutuhan awal produksi. Selain itu, lanjut Miranti, ia juga berharap Gerakan tersebut mampu mendorong kreativitas warga serta membantu akan memasarkan lewat coffee morning dengan para pengusaha dan isteri duta besar manca negara.

“Saya harap masyarakat, generasi muda khususnya memanfaatkan kearifan lokal yang ada sebagai daya tarik agar wisatawan berkunjung ke wilayahnya. Tiap wilayah pasti punya kearifan lokal masing-masing yang luhur dan unik sehingga menarik bagi wisatawan,” kata Miranti.

"Dari kecil saya cinta akan budaya dan gemar menari baik bali, jawa, maupun melayu. Dan saat ini kami sedang membangun persiapan sanggar tari sulbar yang nantinya berada di belakang rumah dinas," tambahnya.

Terakhir, Miranti Adang berpesan, perempuan sebagai agen perubahan sosial budaya harus mampu membudayakan pemberdayaan ekonomi masyarakat  dengan kearifan lokal untuk menjaga harmonisasi sumber daya manusia, alam dan lingkungannya.

Editor: A. Rudi Fathir

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut