get app
inews
Aa Text
Read Next : Geger! Dua Pembawa Bom Molotov di Unras DPRD Sulbar Resmi Jadi Tersangka

Heboh! Aksi Mahasiswa Kepung SPBU Mambi, Polisi Turun Tangan Redam Ketegangan

Selasa, 14 Juli 2026 | 23:05 WIB
header img
Puluhan Personil Polres Mamasa Disiagakan Saat Aksi unjuk rasa jilid II yang digelar Aliansi Perjuangan Mahasiswa Mamasa (APMM) di depan SPBU Mambi. (Foto: iNewsMamuju.id).

MAMASA, iNewsMamuju.idAksi unjuk rasa jilid II yang digelar Aliansi Perjuangan Mahasiswa Mamasa (APMM) di depan SPBU Mambi, Desa Bujung Manurung, Kecamatan Mambi, Selasa (14/7/2026), sempat memanas hingga terjadi aksi saling dorong antara massa dan pihak SPBU. Berkat kesigapan personel Polres Mamasa, situasi berhasil dikendalikan dan berakhir dengan kesepakatan damai melalui jalur mediasi.

Aksi itu diawali dengan berkumpulnya sekitar 20 mahasiswa di Jembatan Mambi sebelum bergerak menuju SPBU Mambi. Massa membawa pengeras suara (megaphone) dan ban bekas sebagai bentuk protes terhadap dugaan penimbunan bahan bakar minyak (BBM) serta praktik pungutan liar (pungli) yang diduga terjadi di SPBU tersebut.

Dalam orasinya, massa APMM mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak tegas tanpa pandang bulu terhadap dugaan pelanggaran yang terjadi. Mereka juga meminta adanya transparansi dalam distribusi BBM serta mendesak agar pihak yang terbukti melakukan penimbunan segera dicopot dari jabatannya dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Situasi sempat memanas sekitar pukul 13.50 Wita ketika petugas keamanan berupaya memadamkan api dari pembakaran ban bekas yang dilakukan massa aksi. Langkah tersebut diambil demi menghindari potensi bahaya karena lokasi pembakaran berada dekat jaringan kabel listrik dan area SPBU yang memiliki tingkat risiko tinggi. Ketegangan sempat memicu aksi saling dorong antara massa dengan pihak SPBU, namun berhasil diredam oleh personel pengamanan.

Pengamanan aksi dipimpin langsung Kabag Ops Polres Mamasa AKP Ilyas, S.E., M.M., didampingi Kasat Intelkam IPTU Jerson bersama personel gabungan. Polisi mengedepankan pendekatan persuasif dengan melakukan mediasi secara intensif kepada kedua belah pihak agar situasi tetap kondusif.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Sekitar pukul 16.15 Wita, dicapai kesepakatan bahwa pemilik SPBU Mambi bersedia melakukan audiensi dengan massa aksi setelah kembali dari ibadah umrah. Kesepakatan tersebut diterima oleh APMM sebagai langkah awal penyelesaian persoalan melalui dialog terbuka.

Sebagai tindak lanjut, Sat Intelkam Polres Mamasa akan bertindak sebagai fasilitator sekaligus penghubung komunikasi antara pihak SPBU dan mahasiswa hingga jadwal audiensi ditetapkan secara resmi.

Kapolres Mamasa AKBP Ariantony Utama Bangalino, S.H., S.I.K., melalui Kabag Ops menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mengedepankan dialog dalam menyelesaikan permasalahan. Menurutnya, kepolisian akan terus memantau perkembangan kasus tersebut serta memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan hukum.

Polres Mamasa juga menegaskan komitmennya untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus memastikan hak masyarakat dalam memperoleh distribusi BBM yang adil, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Dengan pendekatan humanis dan mediasi yang dilakukan, aksi unjuk rasa di SPBU Mambi akhirnya berakhir dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Editor : A. Rudi Fathir

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut