2 Wanita di Majene Diringkus Usai Gasak Rp 14 Juta dan Cuma Tinggalkan Rp 2.000
MAJENE, iNewsMamuju.id - Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Majene berhasil menangkap dua orang wanita yang diduga melakukan pencurian uang tunai belasan juta rupiah di sebuah rumah kos di Lingkungan Pakkola, Kelurahan Banggae, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.
Kedua terduga pelaku masing-masing berinisial AL (23), warga Kelurahan Pangali-ali, dan AF (27), warga Kelurahan Labuang. Keduanya diciduk usai menggasak uang sebesar Rp 14 juta milik penghuni kos bernama H. Sabidin alias Aji Bidin (56).
Kasat Reskrim Polres Majene AKP Fredy membenarkan penangkapan kedua pelaku tersebut. Ia menyebut pengungkapan kasus ini berawal dari laporan korban yang langsung ditindaklanjuti dengan penyelidikan intensif.
"Setelah menerima laporan, personel segera melakukan penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi dan mengamankan kedua terduga pelaku," ujar Fredy.
Kejadian bermula saat korban menyimpan uang tunai sebesar Rp 14 juta di dalam toples plastik yang dikunci di dalam lemari. Pada malam hari, korban berangkat bekerja menjaga sebuah toko di Lingkungan Binanga dan menyembunyikan kunci kamar kos di atas ventilasi pintu.
Namun, saat kembali ke kamar kos pada keesokan harinya, korban terkejut mendapati uang simpanannya telah raib dan hanya menyisakan pecahan Rp 2.000. Merasa dirugikan, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Majene.
Menerima laporan tersebut, Tim URC Polres Majene bergerak cepat melakukan perburuan. Petugas mendapatkan informasi keberadaan AL dan langsung meringkusnya di Lingkungan Pakkola pada Senin sekitar pukul 01.30 WITA.
Dari hasil interogasi awal terhadap AL, polisi melakukan pengembangan dan berhasil menangkap AF di kediamannya tanpa perlawanan.
Selain menahan kedua pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang diduga kuat digunakan saat beraksi, antara lain:
- 1 unit sepeda motor Yamaha Fazzio warna kuning
- 1 buah obeng warna hitam
- 3 buah baut
- Sisa uang tunai sebesar Rp 1.048.000
"Saat ini keduanya masih menjalani pemeriksaan untuk melengkapi proses penyidikan serta mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain maupun barang bukti yang belum ditemukan," jelas Fredy.
Atas insiden ini, AKP Fredy mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan tidak ceroboh dalam menyimpan barang berharga maupun kunci rumah/kos.
"Kami mengajak masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, memastikan rumah dalam keadaan aman saat ditinggalkan, serta tidak meninggalkan akses yang memudahkan pelaku kejahatan. Segera laporkan ke kepolisian jika mengalami atau melihat tindak pidana," pungkasnya.
Editor : A. Rudi Fathir