get app
inews
Aa Text
Read Next : DPRD Nilai RSUD Sulbar Belum Siap Hadapi Sistem Layanan Baru, Belum Punya CT Scan Layak

60 Hari Tanpa Hujan, BMKG Prediksi El Nino di Sulbar Bertahan hingga Maret 2027

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:35 WIB
header img
Sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Bonehau, mengalami kekeringan. Foto: iNewsMamuju/Gemik

MAMUJU, iNewsMamuju.id - Fenomena El Nino yang saat ini berada pada level sangat kuat diprediksi masih berlangsung hingga Januari-Maret 2027. Kondisi tersebut berpotensi membuat curah hujan di Sulawesi Barat tetap terpengaruh meski musim kemarau diperkirakan mulai berakhir.

Prakirawan Meteorologi dan Geofisika (PMG) Pertama Stasiun Meteorologi Tampa Padang Mamuju, Anggie Prabowo, mengatakan proyeksi tersebut mengacu pada data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

"El Nino-nya kan saat ini sudah sangat kuat, dan ini dari BMKG memprediksi akan tetap lanjut hingga Januari, Februari, Maret," ujar Anggie Selasa (11/8/2026).

Dampak El Nino menjadi perhatian karena Sulawesi Barat tengah menghadapi periode kering. Hari tanpa hujan bahkan telah mencapai 60 hari di sejumlah wilayah di Majene, Polewali Mandar, dan Mamuju.

Menurut Anggie, kondisi tersebut tidak serta-merta berakhir ketika musim kemarau selesai. Curah hujan memang diperkirakan mulai meningkat pada September-Oktober, tetapi pengaruh El Nino masih dapat menekan intensitas hujan.

"Walaupun memang musim kemaraunya sudah berakhir, curah hujan mungkin akan sedikit menurun akibat dari gangguan El Nino ini," katanya.

Dengan kondisi tersebut, berakhirnya musim kemarau bukan berarti hujan akan langsung kembali pada kondisi normal. Pengaruh El Nino masih berpotensi membuat jumlah maupun intensitas hujan lebih rendah dari kondisi yang biasanya terjadi.

Kondisi ini perlu diperhatikan terutama di wilayah yang telah mengalami hari tanpa hujan cukup panjang. Pemerintah daerah dan masyarakat diminta tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca dari BMKG untuk mengantisipasi dampak kekeringan.

Jika El Nino bertahan hingga awal 2027 seperti yang diproyeksikan, kondisi curah hujan di Sulawesi Barat perlu terus dipantau, terutama saat memasuki periode peralihan dari kemarau menuju musim hujan.

Dengan demikian, meski hujan mulai meningkat pada September-Oktober, masyarakat tidak serta-merta dapat menganggap ancaman kekeringan telah berakhir. Pengaruh El Nino masih dapat memengaruhi pola dan intensitas hujan di Sulawesi Barat hingga awal tahun depan.

Editor : A. Rudi Fathir

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut