get app
inews
Aa Text
Read Next : Bagaimana Mekanisme Pemilihan Wagub Sulbar di DPRD?

Soal Cawagub Sulbar, SDK Bedakan Sikap sebagai Ketua Partai dan Gubernur

Minggu, 09 Agustus 2026 | 11:59 WIB
header img
SDK berbicara soal koalisi dalam penentuan calon Wakil Gubernur Sulbar. (Foto: Lukman Rahim).

MAMUJU, iNewsMamuju.id – Suhardi Duka (SDK) bicara terbuka soal dua posisi yang melekat pada dirinya dalam proses pemilihan Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar). 

Sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Sulbar, dia mengakui memiliki kepentingan politik, tetapi sebagai gubernur dia wajib bersikap netral.

Pernyataan itu disampaikan SDK saat ditanya mengenai sikapnya apakah ikut campur atau cawe-cawe dalam proses penentuan calon Wakil Gubernur Sulbar yang nantinya akan dipilih DPRD Sulbar.

"Ya saya harus cawe-cawe karena saya ketua partai kan? Saya harus mendorong kesana sesuai dengan partai koalisi," kata SDK saat disela mengecek kesiapan upacara HUT ke 81 Republik Indonesia di Lapangan Ahmad Kirang, Mamuju, Minggu (9/8/2026).

Ia mengatakan, kepentingan sebagai ketua partai harus dibedakan dengan posisinya sebagai gubernur. Dalam kapasitas sebagai kepala daerah, SDK menyebut dirinya harus tetap netral.

"Pada saat posisi saya sebagai ketua partai, saya memiliki kepentingan, tapi pada saat saya sebagai gubernur ya saya harus berlaku netral, iya kan. Dari dua posisi itu harus dibedakan," ujarnya.

Sementara itu, pembahasan mengenai dua nama calon yang akan didorong koalisi belum dilakukan. Suhardi mengatakan tiga partai koalisi baru akan menggelar rapat setelah rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI selesai.

"Belum kita rapat nanti kita selesaikan dulu tujuh belasan ini baru kita rapat koalisi tiga partai ya," katanya.

Suhardi berharap rapat tersebut menghasilkan dua nama calon. Namun, dia mengakui keputusan akan sulit jika masing-masing partai tetap mempertahankan kandidatnya sendiri.

"Semoga bisa kita mengambil kesimpulan dua calon yang kita sorong sesuai dengan ketentuan. Tapi kalau masing masing partai bertahan ada satu, ya susah juga itu, ya kan," ujarnya.

Dia juga menyebut Demokrat memiliki kekuatan lebih besar dalam komposisi tiga partai koalisi.

"Di tiga koalisi itu ya tentu Demokrat punya kekuatan yang lebih besar di banding dengan yang dua kan," kata Suhardi.

Pemilihan Wakil Gubernur Sulbar selanjutnya akan dilakukan DPRD Sulbar melalui mekanisme yang telah ditentukan.

Editor : Lukman Rahim

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut