BREAKING NEWS: Warga Geger Mayat Ditemukan Membusuk,Satreskrim olah TKP
MAMUJU TENGAH , iNewsMamuju.id - Warga Desa Polocamba, Kecamatan Pangale, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat dalam kondisi membusuk di area perkebunan sawit, Sabtu (19/9/2026) pagi.
Jenazah ditemukan di salah satu kawasan perkebunan sawit yang berada di wilayah Desa Polocamba. Hingga saat ini, identitas korban belum diketahui.
Informasi mengenai penemuan mayat tersebut diterima petugas sekitar pukul 09.50 WITA. Setelah menerima laporan dari pemerintah setempat, personel Satreskrim Polres Mamuju Tengah bersama Tim BPBD Mamuju Tengah dan PSC 119 langsung menuju lokasi.
Kasat Reskrim Polres Mamuju Tengah, IPTU Muhammad Arifin, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.
"Iya, kami sedang berada di lokasi penemuan mayat bersama tim, setelah menerima laporan awal dari pemerintah setempat," ujar IPTU Muhammad Arifin, S.H., M.H.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pengamanan lokasi dan memasang garis polisi. Tim kepolisian juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan sejumlah informasi dan bukti yang berkaitan dengan penemuan jenazah.
"Kami sedang melakukan proses olah TKP di dampingi juga kasat sabara untuk mengungkap penyebab kematian dan identitas korban. Untuk update-nya nanti kami informasikan kembali," kata Arifin.
Proses olah TKP dilakukan dengan memeriksa kondisi di sekitar lokasi penemuan serta mengumpulkan keterangan awal dari sejumlah pihak.
Setelah proses penanganan di lokasi, jenazah kemudian dievakuasi menggunakan armada rescuer BPBD Mamuju Tengah menuju Puskesmas Polocamba, Kecamatan Pangale, untuk penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga berita ini ditulis, belum diketahui secara pasti identitas korban maupun penyebab kematiannya. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
Perkembangan penemuan mayat tersebut masih menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian serta hasil pemeriksaan medis terhadap jenazah.
Editor: A. Rudi Fathir